Fatih semakin tak tenang. Lama sekali Dini berada di dalam ruang periksa klinik. Pikirannya memang buyar sejak tadi. 'Lalu bila Dini benar hamil. Apa yang harus aku lakukan? Aku mundur atau mengikhlaskan Dini kembali bersama Adam, suaminya? Tapi ... Adam saa sudah lama tak ada kabar dan tidak pernah menampakkan batang hidungnya, Belum tentu juga, Adam ingat dengan Dini, atau mungkin sudah menikah dengan Zya?' batin Fatih yang semakin bergejolak penasaran. Ingin sekali bisa memiliki Dini baik jiwa dan raganya. Semua yang ada di dirinya pasti akan di terima dengan baik. "Dokter Fatih?" panggil dokter yang baru saja memeriksa Dini. "Ya, dokter? Bagaimana kondisi Dini?" jawab Fatih yang begitu terlihat gugup dan cemas. "Selamat anda akan menjadi Ayah. Istrimu positif hamil, dan kini usi

