BAB 32

1536 Kata

Para wanita yang berdiri di warung, menatap penuh pemujaan pada Mandala yang sedang membeli rokok. Rambut panjang pemuda itu dikuncir dan menunjukkan anting yang tersemat di telinga kanan. la tidak menoleh, meski para wanita itu memanggilnya. Sebaliknya, ia tersenyum saat melihat Minten. “Den Mas, sedang apa?” “Beli rokok,” jawan Mandala sambil mengacungkan sebungkus rokok. Minten tersenyu lalu teringat sesuatu. “Den Mas, kalau bertemu Sekar tolong sampaikan pesan, ya?” “Pesan apa ?” “Itu ...” Minten menoleh ke kanan dan kiri, mengajak Mandala agak menjauh dari para wanita yang memandang mereka penuh ingin tahu. “Den Mas, tolong bilang Sekar hari ini ada sedikit masalah di penimbangan.” Mandala mengernyit. “Masalah apa?” “Itu, Den Mas. Di tempat penimbangan uang hilang lumayan banya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN