BAB 33

1157 Kata

Semua yang ada di ruangan, serentak memandang Mandala. Namun, tidak ada yang berniat memberikan keterangan tentang apa yang terjadi. Mandala menatap ke arah Sekar yang menangis lalu ke pakaian yang berserakan di lantai. la mengenali kotak perhiasan yang dibeli untuk Sekar. Sekali lagi ia bertanya. "Ada apa ini?" Sundari menoleh ke arahnya lalu melambaikan tangan. "Pergi sana, ini bukan urusanmu!" Mandala mengernyit. "Aku tanya ada apa dan kamu malah mengusirku? “Karena ini bukan urusanmu!" sela Roro Ratri kesal. Tidak sabar, Mandala menepuk pundak Tarno dan bertanya. "Ada apa, Lek?" Tarno meremas tangan dan berucap lirih. "Itu, Den. Uang di brankas penimbangan hilang. Kata Ndoro Nyai, Mbak Sekar yang mengambil.” ”Memang dia!” hardik Roro Ratri. ”Ndak ada lagi orang di sini selain di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN