Bab 32. Kepergok

1049 Kata

Keesokan pagi hari, mansion Emir sudah kedatangan tamu yang tak disangka-sangka, tetapi disambut hangat oleh tuan rumahnya. “Masuklah Rafiq, tumben baru jam enam lagi sudah datang ke sini?” tanya Emir sembari mempersilakan saudaranya untuk duduk di ruang tamu. Bagaimana pagi-pagi Rafiq tidak datang ke mansion Emir, Septi di rumah sejak semalam udah ngomel-ngomel, hingga tadi menjelang subuh pun istrinya masih merepet, mengkhawatirkan putri sulungnya yang sedang sakit di rumah orang. Jadi, mau tidak mau usai sholat shubuh Rafiq memutuskan untuk datang. “Maaf Om Emir, kalau aku datang ke sini tanpa kasih kabar sebelumnya. Sebenarnya aku mau menjemput Yaya, kemarin Pasha telepon katanya Yaya demam dan menginap di sini. Dan, istriku sangat tidak sadar menanti Pasha mengantarnya pulang,”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN