Bab 33. Antara Tanggungjawab Dan Perasaan

1438 Kata

“Om Pasha ....” Yaya mengerjap pelan, setelah menyadari posisi mereka. Apalagi baru kepergok. Wajah Yaya berubah tegang. “Kenapa Om bisa begini sama Yaya?!” Suara gadis itu bergetar. “Saya ... saya hanya mencoba menghangatkan kamu karena tadi malam kamu menggigil hebat,” jawab Pasha terbata-bata. Namun Yaya tidak terima. Ia duduk dengan susah payah di atas ranjang, menatap Pasha penuh emosi. “Om pikir itu alasan yang bisa diterima?! Tadi saja Oma sudah salah paham, dan pastinya ayah Yaya pun juga sama?! Apa Om Pasha nggak pikirkan perasaan Yaya?!” “Yaya, saya hanya ingin membantu! Tidak ada maksud lain! Sungguh!” balas Pasha mencoba membela diri. “Tapi cara Om salah! Om nggak mesti tidur seranjang dengan Yaya!” teriak Yaya, air matanya mulai mengalir. “Om nggak sadar kalau Om mempe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN