Benny Coldmann mengembangkan senyuman menampakan deretan giginya yang kuning. Satu tangannya masih bertengger di punggung Katia mengelus pinggangnya membuat perut gadis itu memberontak karena mual. “Sayangku….!!! Senang sekali berjumpa lagi denganmu.. Aku selalu menanti nantikanmu menelponku lagi.” Tangan satunya lagi meraih tangan Katia. Menariknya ke bibirnya dan mencium punggung tangan gadis itu. Katia menarik tangannya cepat cepat. “Mr Coldman.. se..senang berjumpa lagi denganmu..” “Hahahaha Setelah malam yang kita lalui bersama, kurasa tidak perlu lagi kau malu-malu denganku, sayang. Kau tampak sangat menawan malam ini. Dan baju ini..wow..” Matanya menatap tubuh gadis itu dari atas kepala hingga ke ujung kaki. Menelanjangi Katia dengan pandangannya. Katia bisa merasakan hembusan

