BAB 30

1487 Kata

Aurelie berdiri di depan pintu apartemen Arata. Sendirian. Aiko sudah masuk ke apartemennya sendiri. “Kalau sudah selesai, aku ada di apartemen sebelah,” kata Aiko sebelum menyerahkan kunci apartemen Arata kepada Aurelie. Aurelie menggenggam erat kunci yang terasa dingin di tangannya. Ia mengumpulkan seluruh tekad dan keberaniannya, lalu memasukkan kunci ke lubang kunci dan memutarnya. Pintu pun terbuka. Ketika ia melangkah masuk, ia merasa seakan melangkah masuk ke ruang pribadi Arata. Suasana apartemen Arata meliputi dirinya, membawanya masuk ke kehidupan Arata. Dadanya berdebar-debar dan ia merasa gugup. Ia ingin melihat sendiri bagaimana hidup Arata. Ingin merasakannya. Ia ingin melihat apa yang dilihat Arata, ingin merasakan apa yang dirasakan Arata. Ia ingin memahami Arata. Apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN