"Jordan? Sedang apa di sini?" Kening Aura terlipat dalam saat mendapati Jordan sendirian di ruang kelas yang telah kosong. "Ingin bertemu denganmu,” jawab pria itu dengan sorot mata serius. "Hah? Ada apa?" Aura mundur beberapa langkah ketika Jordan melangkah mendekat. "Ikut aku,” paksanya menerima bantahan. "Ke mana?" tanya Aura penuh tanya. "Nanti juga kamu tau... Ayo!" Jordan menarik tangan Aura namun gadis itu meronta. Sayang, gedung yang telah kosong membuat suara Aura menggema tanpa dapat terdengar oleh siapapun. Dari balik pintu Harry, Jesica, Lauren dan Briana keluar menghampiri drama tarik menarik yang dilakukan Aura dan Jordan. “Ikuti kemauan Jordan, Aura! Kalau kamu ingin selamat!” Jesica berucap dingin kemudian melangkah mendekat. Tanpa malu Jesica menyatukan b

