Perjalanan Bulan Madu

1414 Kata

Entah sudah berapa kali Aura mengucapkan terimakasih kepada Sang Kakek dan Nenek Mertua atas hadiah pernikahan spektakuler yang diberikan. Bahkan ketika tadi sore mereka menghubungi untuk memastikan Aura dan Rendra tidak lupa akan tanggal keberangkatan bulan madu mereka, Aura masih saja mengucapkan kata terimakasih membuat Grandma dan Grandpa mengangguk berkali-kali di sebrang sambungan telepon sana meski Aura tidak dapat melihatnya. Dan saat ini Aura tengah di sibukkan dengan menata pakaian yang akan di bawa ketika liburan nanti. “Awas nih pil penunda kehamilannya ketinggalan! Jangan simpen dimana aja…” Omel si pria irit bicara kepada istrinya yang sedang sibuk memasukan pakaian ke dalam koper. Lelaki itu mendekat seraya memberikan pil yang di resepkan dokter untuk Aura. “Oh iya, ham

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN