Bab 47

1329 Kata

Sera menggeleng tak percaya, dia berharap apa yang ada di depannya saat ini bukan Naresya. "Na-naresya, kenapa kamu ada disini?" Sera memperhatikan Naresya dengan wajah yang takut. Naskala membiarkan apa yang ingin di lakukan Naresya saat ini. "Kenapa emang kalau aku disini? Kamu berharap aku nangis ketakutan saat melihat mereka ganggu aku?" Sera terdiam, dia melihat ke arah Naskala yang berdiri dengan santainya. Lalu Sera mulak berpikir jika selama ini dia yang terjebak dalam permainan kedua orang yang ada di depannya. "Sejak kapan?" "Sejak kapan kalian tahu aku terlibat dengan mereka?" Alih alih langsung mengamuk, Sera lebih penasaran dengan sejak kapan Naskala dan Naresya tahu jika itu juga termasuk ulahnya. "Nggak ada sejak kapan, semua hanya terbongkar begitu saja. Tap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN