Bab 48

1331 Kata

Naresya yang baru saja keluar dari kamar mandi semakin cemberut karena ulah Naskala. Sedangkan Naskala masih tersenyum lebar karena berhasil mendapatkan apa yang dia mau. "Kamu tuh, ngambil kesempatan banget." omel Naresya. Naskala yang mendengar omelan Naresya memilih untuk tak menjawabnya. Dia memeluk Naresya dari belakang saat gadis itu sedang mengeringkan rambutnya. Cup.... "Aku nggak ambil kesempatan sayang. Lagian kamu juga mau kan tadi? Jadi kenapa harus ngomel hmm?" Naresya semakin mengerucutkan bibirnya mendengar perkataan Naskala. Tapi setiap kali Naskala menyentuhnya, Naresya tak bisa menolak dan semakin menikmati saat Naskala semakin membuatnya melayang. Drrt.... Ponsel Naskala berbunyi, dan itu dari Raga. "Ya pa...." Raga memberi tahu sesuatu yang membuat Nas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN