Tisha terlihat begitu fokus dengan layar computer yang ada di hadapannya. Gadis itu nampak begitu serius dengan apa yang sedang dia kerjakan saat ini. sampai-sampai suara ketukan di pintunya dia hiraukan. Bukan menghiraukannya, akan tetapi dia memang tidak mendengar suara ketukan pintu di ruangannya karena terlalu fokus padapekerjaannya. Tidak mendapat respon dari pemilik ruangan, Naura memberanikan diri membuka pintu ruangan atasannya tersebut. Sedang Kristan yang biasa berada di luar ruangan Tisha, kali ini pria itu tidak ada. Karena setalah mengantar Tisha dengan selamat sampai di ruangannya, Kristan berpamitan untuk segera pergi keluar. Mengurus beberapa urusannya di luar. Sementara itu Tisha memerintahkan Naura jika dirinya tidak bisa menerima tamu untuk hari ini. Banyak yang harus