“Kamu jahat, Kak.” ucap Syifa dalam hati Setelahnya Syifa berlari pergi meninggalkan ruangan suaminya. “SYIFA!” teriak Hafiz “SYIFA TUNGGU!” Saat ingin berlari mengejar Syifa, Zakia justru menahan tangan Hafiz. Hal itu membuat Hafiz semakin murka. “Lepasin tangan saya!” desisnya dengan tajam “Biarin Syifa pergi, Kak!” “Jaga mulut kamu!” Hafiz menarik tangannya dengan kasar. Tatapannya begitu tajam dan menusuk membuat nyali Zakia menciut. Namun hal itu tidak membuat Zakia mundur untuk menyempurnakan niatnya menghancurkan rumah tangag Syifa dan Hafiz. Tanpa mengatakan apapun lagi Hafiz berlari keluar dari ruangannya. Ia menyusul istrinya sebelum Syifa semakin jauh. Ia melihat Syifa semakin dekat dengan pintu keluar. Ia harus melakukan cara agar Syifa tidak bisa keluar. “TUTUP

