Keesokan harinya Athaillah Company Syifa memasuki Lobby Perusahaan sembari tersenyum kecil. Ia langsung mendapat sambutan hangat dari para pegawai suaminya. “Selamat siang, Bu Syifa!” sapa mereka “Selamat siang!” Pihak resepsionis langsung menghampiri Syifa menawarkan diri untuk mengantarkan ke ruangan Hafiz. “Apa Bu Syifa perlu bantuan saya untuk mengantar ke ruangan Pak Hafiz?” “Em.. tidak perlu! Biar saya sendiri yang ke sana.” “Baiklah, Bu.” “Oh ya, beberapa menit lagi Pak Hafiz ada meeting. Kalau Bu Syifa perlu sesuatu bisa langsung hubungi saya!” Syifa mengangguk mengerti. “Terima kasih.” Setelahnya Syifa berjalan menuju lift yang langsung terhubung dengan ruangan suaminya. Tangannya membawa sesuatu untuk Hafiz. Seperti biasa jika ia datang ke kantor selalu membawak

