100 Dijual

1064 Kata

"Kira-kira kita makan malam apa ya?" Pertanyaan random itu keluar begitu saja dari mulut Mala. Ia berusaha mengatasi rasa gugup yang melingkupinya. "Gak tau. Kan kita belum sampai." Mala menelan ludahnya yang terasa kelat. Jawaban bernada sinis itu meyakinkan Mala bila dirinya sudah membuat kesalahan fatal. "Tapi pasti enak," balas Mala dengan senyum lebar. "Kenapa mulut lo itu gak bisa kontrol?" "Hah? Gue kenapa?" Rencananya Mala akan berpura-pura tak tahu saja. Mungkin itu bisa berhasil. "Gue gak bodoh. Kenapa lo ngasih tahu masalah pernikahan kita sama Ivy?" Ternyata pikiran Mala salah. "Nggak kok. Tadi ngobrol-ngobrol aja terus dia nanya gue siapa, dan gue jawab jujur aja. Toh pasti nanti kita ngundang dia juga kan?" "Menurut lo aneh gak kalau gue ngundang mantan calon ist

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN