16 | Dilema Ekonomi

1814 Kata

"Bara di bus sama Mamud, Pamud naik motor." Tadi katanya masih ada bangku kosong yang bisa diisi mama Bara kalau-kalau mau gabung dengan rombongan bus sekolah. Sekarang sedang beres-beres hendak pulang. Huma masih belum banyak bicara, tetapi dia sudah—jujur—cukup tersentuh hatinya, apalagi tadi saat Rajen mematahkan pikiran buruk orang-orang tentang 'kok, laki-laki 23 tahun sudah ada anak umur 5 tahun'. Karena Humalah yang malah jadi sasaran empuk sorot penghakiman sekaligus penuh rasa penasaran dari ibu-ibu. Pasti mikir: Ibunya Bara umur berapa coba? Atau: Hamil di luar nikah, nih, pasti. Atau lagi begini: Generasi bobrok, anak muda zaman sekarang pada rusak. Dan—atau ... 'perempuan murahan, nakal, suka menggatal, diam-diam menghanyutkan, padahal kelihatannya kalem tapi ... amit-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN