Hanya butuh waktu kurang dari lima belas menit bagiku untuk membersihkan diri. Ketika aku keluar dari kamar mandi, hanya suara dengkuran Mas Dewa yang memenuhi seluruh penjuru kamar. Tanganku kemudian meraih tas yang ada di sudut kamar sebelum membuka pintu kamar dan keluar dari ruangan ini. Setelah keluar dari kamar Mas Dewa, tujuan pertamaku bukanlah turun ke bawah, melainkan masuk sebentar ke kamar Laquinna untuk mengecek keadaan anak itu. Pasti posisi tidur anak itu udah nggak karu-karuan, batinku di dalam hati sebelum membuka pintu kamar Laquinna. Benar saja, ketika pintu kamar itu terbuka, penampakan Laquinna yang tidur dengan posisi terbalik pun langsung terpampang di depan mataku. Ck! Anak ini tidur apa gimana, sih? Bisa-bisanya sampai kepalanya pindah ke bagian kaki dan ban

