Seluruh dunia serasa gelap gulita. Tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan selain terpekur dalam keterpurukan. Di kamarku yang masih acak-acakan aku hanya bisa memandangi dan menduga-duga apa yang telah terjadi. Tak ada lagi kata-kata yang bisa keluar dari mulutku. Semua seakan tercerabut dari tenggororkanku. Terlalu besar kejutan yang aku dapatkan saat ini. Kejutan yang tak pernah aku pikirkan akan terjadi sebelumnya. Kejutan yang kini menyisakan banyak penyesalan yang tak terperi. ‘Ternyata seorang Pras hanyalah lelaki bodoh dan sok alim. Kamu jangan coba-coba mencariku atau lapor polisi. Jika tidak maka video kita akan tersebar dan keselamatan keluargamu jadi taruhan.’ Sebuah pesan yang telah mencerabut semua daya upaya dan akal sehatku itu tadi tertempel di pintu kamarku dan kini