Jhon, Jose, Derry dan Steve mematung di tempatnya berdiri melihat empat lelaki tinggi tegap anak buah tuan Leon membawa tas seperti orang yang ingin mengungsi. “Sorry, Ya. Ca … jadi rombongan kayak gini yang ikut,” ujar Tia cengir tidak enak hati. “Ehe … “Aleesa juga hanya cengir. jujur saja, ia juga sangat tidak enak hati pada Jose dan teman-temannya. Andaikan bisa, ingin rasanya ia tidak jadi ikut saja. Tapi khawatir membuat Tia merasa bersalah. Tia garuk-garuk kepala saat situasinya sangat canggung. Ya sudahlah, hadapi saja dengan senyuman. Mau bagaimana lagi, tuan Leon benar-benar keras kepala. Ia berdoa semoga semua baik-baik saja di perjalanan. Jhon menatap Tia lekat, kesal sekali rasanya wanita itu tidak mau menoleh padanya. Tuan Leon yang mulai kesal dengan mister Jhon yang me

