Session 2 Part 28

2105 Kata

Aleesa mengulum senyum melihat Tia keringat dingin. Ia berdehem menggoda Tia. Dililirnya Jose yang juga mengulum senyum. Kedunya menutup mulut menahan tawa melihat Tia dan mister Jhon tiba-tiba kegerahan. “Sory Jhon, aku hanya menyuarakan hati kakak iparku itu. aku yakin dia pasti senang kalau kau yang datang melamarnya, bukan begitu Tia?” tembak Jose menoleh Tia. Tia menahan napas sejenak. Tubuhnya menegang. Ya Tuhan, kenapa jadi begini? Walau ia mengagumi mister Jhon, tapi entah mengapa ia takut menerima lamaran lelaki bermata coklat itu andaikan keajaiban itu terjadi. Ia takut mister Jhon kecewa karena dirinya tak lagi bersegel. Sedangkan dengan tuan Leon, ia tidak merasa terbebani dengan kisah masa lalunya, menurutnya, Tuan Leon tidak akan mempermasalahkan selaput daranya yang sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN