34. Masih Sakit

1605 Kata

“Bu Yuna sakit, ya, Pak?” tanya Fajar yang datang ke kamarku sembari membawakan berkas yang kuminta. Semuanya masih tentang calon cabang baru. Baik yang masih tahap awal sekali, tengah, maupun tahap akhir. “Iya. Dia demam. Kayaknya karena kelelahan aja.” “Bayanginnya memang lelah banget jadi Bu Yuna. Jadi dosen, kan, enggak hanya soal ngajar di kelas dan bikin modul untuk mahasiswa. Tapi juga riset ilmiah bareng dosen yang lain. Apalagi dia doktor. Terus ditambah ngurus Fafa yang umurnya lagi aktif-aktifnya.” Aku mengangguk, sangat setuju dengan semua yang Fajar katakan. “Dan udah begitu, dia masih ingin selesaiin semuanya sendiri. Dia masih kepaksa kalau melepas Fafa sering-sering padaku.” “Enggak ada yang instan, Pak. Enggak papa. Pak Dewa sabar saja. Nanti pasti ada titik Bu Yuna lu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN