36. Hadiah Misterius

1804 Kata

“Are you ok, Na?” tanya Mas Zayn memecah keheningan. Aku yang tadinya sedang menatap ke luar jendela, seketika menoleh dan tersenyum. “Aku baik-baik aja, Mas.” “Yang bener?” “Iyaaa!” “Gimana sakitmu sekarang? Mendingan?” “Lumayan.” “Yang dirasain apa? Lemes? Atau dingin? Atau gimana?” “Lemes aja. Enggak dingin. Jaket punya Mas udah cukup bikin aku hangat.” “Oke.” Aku menatap luar jendela lagi. Dan ya, aku kembali kepikiran Fafa dan Mas Dewa yang tertinggal di Havenwood. Mereka sedang apa saat ini? Setelah aku tinggal, apa mereka membicarakanku? Lalu apa rencana mereka selanjutnya? “Yuna …” “Hm?” aku menoleh lagi. “Gimana, Mas?” “Kepikiran Fafa?” “Mas cenayang, ya?” “Enggak. Aku hafal aja kalau kamu banyak melamun gitu, biasanya mikirin Fafa. Duniamu, kan, berpusat di anak it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN