Arielle terdiam cukup lama, tidak mampu merespons apa yang baru saja terjadi. Robert sebelumnya mengatakan akan meminta Ulfa menemaninya, tetapi kenyataannya ia justru pergi bersama sahabatnya. Hal itu membuat Arielle merasa bingung sekaligus kesal. Kini ia kembali sendirian, berhadapan dengan Odellia yang jelas menunjukkan rasa cemburu. Arielle merasa situasi semakin rumit karena Ulfa pernah mengatakan bahwa Riven menyukainya, dan ucapan itu terus terngiang di kepalanya. Ia menahan rasa jengkel, menyalahkan Ulfa atas kekacauan yang muncul. Sementara itu, Odellia berdiri kaku tanpa kata, seolah menunggu penjelasan yang tidak pernah datang. Arielle meliriknya sebentar, lalu memutuskan untuk duduk kembali di kursi. Ia mencoba mengendalikan keadaan dengan sikap tenang, meski hatinya penuh

