Bab 56

577 Kata

Pagi itu sinar matahari menembus jendela rumah dengan hangat, menyinari ruang tamu yang kini dipenuhi mainan bayi dan selimut kecil. Mochi dan Snow berlarian di lantai, sesekali berhenti untuk menatap bayi yang tidur di ayunan khusus di pojok ruangan. Gladis duduk di sofa, Harsha masih meringkuk di dadanya, sementara Alfito menyiapkan sarapan sederhana di meja makan. Hening pagi itu terasa damai, tetapi ketukan pelan di pintu membuat Gladis tersenyum. “Kak Gladis! Fito! Boleh aku masuk?” suara Rani terdengar ceria dari luar. Gladis tersenyum, mengangguk. “Tentu, Ran. Masuk aja.” Rani masuk sambil membawa bunga kecil dan kantong camilan. Matanya langsung berbinar melihat Harsha. “Wah, bayi kecil ini lucu banget! Lihat deh, aku nggak bisa berhenti senyum!” Gladis tertawa pelan, meletakk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN