Sudah satu Minggu Renan dan Yuna tidak bertemu. Ada rasa kesal di hati Yuna, yang seharusnya tidak dia pedulikan saat ini. Toh Renan bukan siapa-siapanya lagi. Yuna merasa seperti 'Habis manis sepah di buang'. Dalam seminggu itu Yuna tidak bersemangat, setiap dia cek ponselnya tidak ada notifikasi dari Renan. Hingga pada akhirnya dia memblokir nomor Renan. "Yun, Lo kenapa sih?" tanya Sani, yang melihat Yuna melamun. Yuna langsung mengerjapkan matanya dan menoleh ke arah Sani dan Tika yang menghampirinya dengan membawa bekal makanan. "Iya lu kenapa sih? Akhir-akhir ini, sering ngelamun aja. Liatin hp mulu, ada yang lu tungguin ya?" goda Tika sambil tertawa pelan. Yuna mendelikkan matanya kesal, "Jangan sok tahu deh," ucapnya sambil memalingkan wajahnya. "Sensi banget sih lu," papar Ti

