Mata Yuna menatapi pemandangan yang sangat indah. Di mana Renan benar-benar membawanya ke sebuah puncak, yang jauh dari keramaian. Mata Yuna sangat di manjakan dengan pemandangan yang di suguhkan oleh alam. Yuna terpesona dengan keindahannya. "Kamu suka?" tanya Renan. Yuna langsung menganggukkan kepalanya cepat, dengan tatapannya tetap pada pemandangan yang terlihat dari jendela mobil. "Syukurlah kalau kamu suka, kita akan menginap di sini semalam," ujarnya. Yuna langsung menoleh ke arah Renan, dengan mulutnya yang sedikit terbuka. "Hah, nginep mas?" Renan langsung menganggukkan kepalanya dengan cepat, "Iya nginep, kayaknya kamu juga butuh liburan," balas Renan. Memang benar apa yang dikatakan Renan, tapi kenapa harus dadakan dan bersama dengan mantan suaminya? "Tapi mas, besok a

