Telah hampir seminggu sejak kejadian itu. Nazra mencoba tenggelam dalam pekerjaan. Mengabaikan semua mata yang menatapnya dengan sorot iba maupun penasaran. Menutup telinga dari suara-suara dan bisikan-bisikan yang menusuk telinga. Selama itu dia makan siang di ruangannya atau di luar kantor. Menghindari untuk berpapasan dengan pegawai lain. Ah, itu adalah satu minggu yang paling berat bagi seorang Nazra. Belum lagi dia menghindar untuk bertemu dengan Liam dan Sisca. Nazra benar-benar dibuat kesusahan untuk menghindari semua rekan kerjanya. Beruntung keluarganya tidak mengatakan apa pun karena belum mengetahuinya. "Akhirnya aku nemuin kamu," sungut Liam saat akhirnya menemukan Nazra di ruangannya. Telah beberapa hati dia mendatangai wanita itu, tetapi mereka tidak kunjung bertemu. Pri