Geo menyelimuti tubuh Saskia yang tertidur pulas. Gadis itu tampak begitu kecil di atas ranjang besar, napasnya teratur meski sesekali wajahnya berkerut seperti bermimpi buruk. Geo berjalan keluar, menyalakan rokok, dan berdiri di tepi kolam renang yang berkilau basah oleh sisa hujan. Asap putih mengepul, bercampur dengan kabut dingin pegunungan. Ponselnya bergetar. Doni di seberang melapor cepat, “Pak Geo… sepertinya Josh Tanto kabur ke luar negeri. Ada rekaman kamera, tapi mereka memakai identitas baru.” Geo menghela napas panjang, matanya menatap kosong ke permukaan air. “Pak Geo sekarang ada di mana?” tanya Doni ragu. “Menemani anak itu,” jawabnya tenang. Doni terdiam beberapa detik. Jawaban itu membuat Doni terhenyak kaget dan heran. Ia tahu betapa jarangnya Geo mau ‘menemani’ sia

