Seorang anak tidak bisa memilih di rahim siapa dia akan di lahirkan, di keluarga seperti apa dia ingin menjadi bagiannya. Begitupun dengan aku. Keberdaanku bukanlah inginku, tapi kenapa aku di salahkan atas keadaan ini? Atas masa lalu orangtuaku yang aku tidak tahu apapun, atas kesalahan mereka yang bahkan di lakukan sebelum aku ada. Aku sangat berterimakasih karena orangtua Argan mau memungut aku yang tidak diinginkan, membesarkanku, memberiku pendidikan dan mencukupi kebutuhanku. Katakanlah aku egois mengigat aku bukan siapa-siapa tapi menginginkan kasih sayang mereka secara utuh. Aku ingin merasakan rasanya menjadi adik yang di cintai tanpa syarat oleh kakaknya, aku ingin di cintai oleh papah dan mamah tanpa harus di sembunyikan dari siapapun, aku hanya ingin di cintai, aku hanya ingi