BAB 101

1757 Kata

“Kita mau ke mana, Mas?” tanya Tasya, memperhatikan jalanan di depan mereka. Setelah menunggu selama hampir lima belas menit, akhirnya Tasya mendapatkan obat yang dibutuhkannya. Dia dan Damar kemudian pergi meninggalkan rumah sakit. Namun, Damar mengendarai mobil menuju ke arah yang berlawanan dengan apartemen miliknya. “Ke rumah ayah kamu, Sya. Kita sudah lama enggak berkunjung ke sana,” kata Damar, menjelaskan. “Sekalian kita memberi tahu ayah tentang kabar kehamilan kamu, Sya,” lanjutnya menambahkan. “Apa nggak masalah kalau kita memberi tahu ayah sekarang, Mas?” tanya Tasya, terdengar ragu. “Tentu saja enggak, Sya. Justru akan menjadi masalah kalau sampai kita enggak memberi tahu kabar kehamilan kamu kepada ayah,” ujar Damar, melirik sekilas ke arah Tasya. “Kita juga harus memberi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN