Kedua kelopak mata Isabella terbuka sempurna. Hal pertama yang dia rasakan adalah sesuatu yang datar, hangat, dan keras. Tangannya meraba sekilas, ini seperti tubuh seseorang yang sengaja melilit tubuhnya. Isabella melotot, kepalanya mendongak ke atas. Astaga, makhluk tampan apakah yang terdampar di bumi ini. Glek... Isabella menelan salivanya susah payah. Ternyata kalau sedekat ini hidung mancung Beryl benar-benar pas ya dengan wajah gantengnya. Alis tebal seperti ulat bulu tapi apa benar alis itu bukan tempelan stiker?! Juga bibir tipis berwarna merah. Kenapa laki-laki bisa punya bibir semerah itu?! Apa Beryl sama sekali tak konsumsi kafein atau minuman dengan resiko penghitam bibir lainnya. Oh, setahu Isabella, Beryl, juga tak merokok. Barangkali memang Beryl sesehat itu dalam

