"Isabella ada seorang tuan muda. Dia ingin bersama mu malam ini. Cepat kelarkan makan malammu. Dan segera bersiap. Jangan buat Gia mengamuk karena kamu bersiap seenaknya." Chika memberikan perintah seusai masuk ke kamar Isabella. Tak ingin Isabella mendapatkan amukan dari Gia. Isabella memutar bola mata malas. Dia belum selesai dengan ritual makan malam. Isabella bahkan ingin nambah saking laparnya. Tenaga Isabella habis digunakan untuk berpikir bagaimana caranya kabur. Juga meneliti setiap sudut rumah mewah bordil ini. Siapa tau ada cela. Sehingga Isabella bisa kabur. Meski harus mengendap-endap. Chika bergerak mendekat. "Ayo…" Chika meraih piring Isabella namun ditahan. Isabella tidak memberikan izin. "Gue belum selesai makan Chika. Bisa nggak sih lo hargain gue sedikit. Lo tahu

