Gaun Putih Bernoda

1051 Kata

Gaun putih panjang yang dipakai Jena menjuntai indah, menampakkan lekuk tubuhnya. Wajahnya berpoles make up flawless yang terkesan ringan. Menunjukkan pesona sederhana, tapi berhasil membuat setiap mata terpana. Nyatanya, tak hanya Elena saja yang memandangnya penuh kagum, tapi sepanjang ia berjalan menuju lounge, hampir semua mata terarah padanya. Sederhana, tapi mempesona. Begitu lah auranya saat itu. “Selamat malam, Nona Jena,” sapa seorang pria yang berdiri di depan pintu Lounge. Tuxedo hitam dengan dasi kupu-kupu sudah cukup menjelaskan kalau dia salah satu pegawai di sana. “Kami sudah menunggu kedatangan Anda. Mari, saya antar ke tempat duduk Anda.” Jena mengangguk dengan seulas senyum ramah. Lalu berjalan mengikuti langkah waiters yang membawanya. Jantung Jena berdebar. Kenc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN