Damar 33

2720 Kata

Class meeting akhirnya tiba. Suasana sekolah yang biasanya dipenuhi buku dan tugas, kini berubah menjadi lautan tawa dan teriakan semangat. Spanduk warna-warni terpasang di sepanjang koridor, sementara lapangan utama sudah dipenuhi siswa dari berbagai kelas yang mengenakan atribut andalan mereka. Sinta berdiri di tepi lapangan bersama Sarah. Keduanya mengenakan kaos kelas berwarna biru muda dengan tulisan besar di bagian belakang. Sarah tampak jauh lebih bersemangat, wajahnya berbinar sejak pagi. “Sin, kita ikut lomba tarik tambang, kan?” tanya Sarah, matanya berbinar penuh antusias. Sinta mengangguk pelan. “Iya. Katanya perwakilan kelas kita kurang orang.” Sarah tertawa kecil. “Kurang orang atau kamu yang dipaksa?” Sinta tersenyum tipis. “Dua-duanya, mungkin.” Dari kejauhan, suara p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN