Yang mengejutkan Sinta satu hari setelah pengakuan Rama tentang kekasihnya, kakaknya itu ternyata menjalin hubungan dengan Sarah, teman satu kelas Sinta. Setiap jam istirahat, Rama datang ke kelas, bukan untuk menemuinya seperti biasa atau mengajaknya ke perpustakaan sekedar beristirahat disana , tapi untuk menjemput Sarah Sinta membeku di ambang pintu kelas saat pemandangan itu kembali terulang. Rama berdiri di depan kelas XI IPA 2, bersandar santai di kusen pintu dengan senyum yang tak lagi ia tujukan pada Sinta. Tangannya menggenggam ponsel, sementara matanya sibuk mencari satu wajah yang kini selalu ia tunggu—Sarah. Beberapa detik kemudian, Sarah muncul dari bangkunya, wajahnya berseri. Gadis itu melangkah ringan, melewati Sinta seolah tak ada yang perlu dijelaskan. Rama langsung me

