Nama Sinta dan Abizar menjadi perbincangan hangat di seluruh penjuru sekolah. Bukan hanya karena paras keduanya yang sama-sama menonjol—Sinta dengan wajah teduh dan sorot mata lembutnya, sementara Abizar dengan rahang tegas dan pembawaan tenang—tetapi juga karena kecerdasan mereka yang seolah berjalan beriringan. Mereka bukan sekadar murid pintar. Mereka adalah dua nama yang selalu bersanding di papan peringkat teratas, saling kejar, saling unggul, tanpa pernah benar-benar menjatuhkan. Tahun ini, pihak sekolah membuat keputusan yang semakin mengukuhkan keduanya sebagai pasangan fenomenal. Sinta dan Abizar ditunjuk sebagai pasangan Olimpiade, mewakili sekolah dalam kompetisi tingkat nasional. Sejak saat itu, hari-hari mereka berubah. Jam istirahat tidak lagi dihabiskan di kantin bersama

