Rafa 7

2516 Kata

Mobil Rafa melaju keluar dari area parkir mall. Lampu-lampu kota malam itu berpendar di kaca depan mobil, sementara suasana di dalam mobil terasa jauh lebih tenang dibandingkan beberapa menit lalu. Kaima duduk di kursi penumpang dengan santai, bahkan terlihat cukup senang. Ia menoleh pada Rafa lalu tersenyum kecil. “Aku seneng kamu mau anterin pulang.” Nada suaranya terdengar tulus. Lalu Kaima terkekeh pelan. “Tapi besok kamu harus minta maaf sama Sofia ya?” Rafa meliriknya sekilas. “Dia pasti kesel kamu tinggalin dia gitu aja.” Rafa tidak menjawab. Sejujurnya bahkan ia sendiri bingung. Kenapa tadi ia tiba-tiba mengatakan akan mengantar Kaima pulang? Padahal saat itu ia sedang bersama Sofia. Dan Sofia tidak mengatakan apa pun… hanya terlihat terkejut ketika Rafa membuat keputu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN