Rafa 11

2520 Kata

Rafa masih memegang tangkai mawar merah itu di tangannya. Bunga itu tampak kontras dengan sosoknya yang tinggi dan berpenampilan formal. Setelan jas rapi, wajah serius, dan di tangannya… satu bunga mawar seperti seseorang yang baru saja pulang dari kencan. Kaima memperhatikan itu beberapa detik. Lalu ia tertawa kecil. “Lucu banget.” Rafa mengangkat alis. “Apa?” Kaima menunjuk tangannya. “Itu.” Rafa menatap bunga yang ia pegang. “Kenapa?” Kaima menyilangkan tangan di depan dadanya sambil bersandar pada meja kerja. “Kamu kelihatan kayak orang yang lagi mau ngelamar.” Rafa langsung menatapnya datar. “Jangan aneh.” Kaima terkekeh lagi. “Iya iya… bercanda.” Ia lalu berjalan mendekati rak bunga di sampingnya dan mulai merapikan beberapa tangkai lily yang sedikit miring. Gerakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN