BAB 17. Setahun Kekuasaan Pantai Utara Portugal – 11 Bulan Setelah Kelahiran Rumah kecil yang terletak di atas tebing, yang dulunya menjadi markas rahasia sepasang profesional paling mematikan di Eropa, kini dipenuhi oleh suara. Bukan suara tembakan senyap, bukan ledakan bom waktu, melainkan sesuatu yang jauh lebih menakutkan, lebih menusuk, dan tak bisa diredam oleh peredam suara. “DA-DA!!!” Jeritan nyaring seorang perempuan kecil berusia sebelas bulan menggema dari ruang tamu. Jeritan itu diiringi dengan bunyi keras barang jatuh, disusul oleh tawa setan yang menggemaskan. Kaelen berlari dari dapur, gerakannya masih setangkas pembunuh bayaran, namun tangannya kini berlumur adonan pisang goreng (ya, lagi), dan wajahnya penuh tepung—seperti badut yang baru saja keluar dari gudang amuni

