Bab 75 - TERGODA

2380 Kata

“Udah?” tanya Niko saat menyambut sang istri yang kini bergabung di ranjang kamar mereka. “Cepet juga, ya,” lanjut pria itu. “Ngapain lama-lama? Sebentar doang dia langsung kicep,” jawab Bina. “Tapi nggak tahu, sih, dia takut beneran atau cuma nggak mau lebih lama berurusan sama aku, yang pasti dia canggung banget ... kayak maling yang tertangkap basah.” Bina melanjutkan, “Padahal aku udah membayangkan dialog-dialog khas tokoh utama wanita di drama yang lagi ngelabrak pelakor, ah pasti puas banget. Sayangnya dia kentara banget menghindari masalah jadi panjang jadi ya udahlah, aku jadinya nggak perlu buang-buang energi.” “Itu artinya ... satu masalah udah beres ya, Bin. Kita nggak perlu mengkhawatirkan dia lagi.” “Tapi kebangetan, sih, Kak. Kalau misalnya dia masih ngejar-ngejar Kakak.”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN