Apa Satya bilang? Ingin melamar Bina? “Pak Satya, tolong kalau bercanda jangan di luar nalar seperti itu. Terlebih kita sebenarnya nggak terlalu akrab untuk saling melempar lelucon yang menurutku nggak banget, jadi....” “Kamu pikir saya bercanda? Saya serius,” tegas Satya. Bina tidak menjawab, hanya menampilkan wajah herannya. “Kamu pernah bilang sebelum pindah ke sini ... kamu itu yang megang media sosial Noira, sehingga bisa rapi banget dan se-aesthetic itu. Saya udah berkunjung ke IG-nya dan memang pekerjaan kamu luar biasa.” Sumpah, Bina semakin bingung. Maksud Satya apa, sih? “Biasanya, seseorang melamar kerja agar bisa dipekerjakan. Tapi saya ... melamar kamu duluan agar bersedia direkrut lalu bekerja dengan saya,” jawab Satya. “Dalam kata lain, saya melamarmu menjadi karyawan

