Semenjak terpenjara di rumah ini, Bina lebih sering menyendiri di kamar. Pada awalnya Bina memang sempat berkeliling hanya untuk menemukan jalan keluar agar dirinya bisa kabur, tapi hasilnya nihil. Hanya satu pintu yang bisa diandalkan untuk masuk maupun keluar yaitu pintu depan. Ibaratnya, rumah ini dibuat dengan one gate system. Sebenarnya memungkinkan untuk kabur lewat halaman belakang, asalkan Bina bisa memanjat tembok se-tinggi itu. Apalagi temboknya dilengkapi dengan kawat berduri, yang ada keburu ketahuan. Bahkan, maling pun sepertinya perlu berpikir ulang untuk melewati tembok tersebut. Bina sampai heran, sebenarnya apa motivasi pemilik rumah membuat bangunan seperti penjara begini? Apa memang rumah ini dibuat sebagai markas penculikan atau setidaknya untuk memenjarakan tawanan?

