Bab 40 - Berdebar Hebat #2

1200 Kata

“Bina sama Mas Elan kira-kira lagi ngomongin apa ya, Pak?” tanya Selin pada Hamdani yang saat ini berada di ruang makan. “Seharusnya mereka duduk di sini, makan bersama dengan kita. Tapi pasti Bina menolak,” sambungnya. “Bapak juga penasaran apa yang sedang mereka bicarakan, Bu. Tapi tidak apa-apa, mereka memang perlu bicara. Siapa tahu saja Bina mulai berubah pikiran dan mau menikah dengan Mas Elan.” Hamdani melanjutkan, “Mudah-mudahan saja setelah ini Bina mau makan. Dia kurus sekali.” “Ibu juga mengharapkan itu, Pak.” “Jadi, jangan ganggu mereka. Selagi bicaranya tetap di dalam lingkungan rumah, biarkan saja.” Selin mengangguk-angguk. “Jangankan menguping, untuk melihat dari jauh apa yang mereka lakukan pun sebaiknya jangan. Demi kenyamanan mereka,” balasnya. “Ah, ibu berharap Bina

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN