Setelah semua kesakitan yang dilaluinya selama ini, akhirnya Shera bisa tidur nyenyak tanpa mimpi buruk. Dua orang yang memang harus bertanggung jawab atas kematian mama dan suaminya sudah dia balas dengan hukuman setimpal. Iya, menyiksa dan membunuh mereka memang tidak akan membuat mamanya dan Darin hidup lagi, tapi setidaknya Shera sudah menyelamatkan mentalnya yang sakit. Lagipula selama Cakra dan Isma dibiarkan hidup, maka berarti Shera dan Ganesh juga akan selalu berada dalam bayang-bayang kematian. Menggeliat bangun, mata Liam mengerjap pelan. Senyumnya tersungging begitu mendapati Shera masih terlelap pulas di pelukannya. Semalam di perjalanan pulang badannya sempat panas dan menggigil. Dokter Sifa yang dihubungi meminta mereka langsung ke rumah sakit, sudah ada dokter IGD yang dim

