"Pak CEO!" seru Pak Heru gemetar. Aryan berjalan mendekati meja Ghea. Ia melihat sekilas hasil maket di layar monitor Maya. "Pak Heru, pindahkan Ghea Aurora ke tim inti proyek Sentul mulai besok pagi. Dan Mbak Maya..." Aryan melirik Maya dengan tatapan yang bisa membekukan air terjun. "Saya tidak butuh karyawan yang lebih banyak bicara soal gosip daripada soal desain. Silakan lapor ke bagian HRD untuk peninjauan kembali kontrak kerja Anda." Maya hampir pingsan di tempat. Ghea terkejut, ia ingin bicara, tapi Aryan memberikan kode lewat tatapan matanya agar Ghea diam. Aryan kemudian menatap Ghea di depan semua orang. "Ikut ke ruangan saya. Sekarang. Ada laporan yang harus kamu jelaskan." Ghea mengikuti langkah lebar Aryan menuju lift. Begitu pintu lift tertutup dan mereka hanya berdua,

