Ciuman yang Hampir terulang

1103 Kata

Atmosfer di penthouse mendadak terasa lebih dingin dari biasanya, dan kali ini bukan karena AC sentral yang disetel Ghea ke suhu kutub. Ada sesuatu yang janggal dari Mbak Ratna. Sejak insiden "Kopi Tumpah" dan "Hantu Boneka", wanita itu tidak lagi agresif secara terang-terangan. Ia justru sering terlihat berbisik di telepon di area balkon servis, wajahnya tegang dan suaranya rendah. Ghea, dengan insting detektif "Cegil"-nya, tidak tinggal diam. Ia mengajak Claudia melakukan operasi intelijen malam hari. "Cla, gue rasa Mbak Ratna bukan cuma ART genit biasa. Dia terlalu... terorganisir," bisik Ghea sambil merayap di balik sofa, mendekati balkon. "Lo bener, Ghe. Gue perhatiin dia sering banget nyebut-nyebut nama 'Santi' di telepon. Lo tau siapa Santi?" Claudia menyipitkan mata. Ghea mengg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN