Menjatuhkan Baskoro

1137 Kata

Sore harinya, mereka kembali ke apartemen. Aryan sudah pulang lebih awal, lengannya masih dibalut gips dan terikat ke leher, namun ia sudah duduk di depan meja kerja dengan beberapa pengacara berpakaian rapi. Ghea melangkah maju, memberikan flashdisk berisi foto-foto dari Kelvin tadi. "Pak Chief, umpan sudah siap. Pak Baskoro punya banyak lubang yang bisa kita ledakkan." Aryan menerima flashdisk itu dengan tangan kanannya yang sehat. Ia melihat isinya sekilas, lalu sebuah senyuman dingin yang mengerikan muncul di bibirnya. "Baskoro pikir dia bisa bermain-main dengan keluarga saya," suara Aryan terdengar berat dan mengancam. "Dia menggunakan anak saya sebagai alat politik? Dia akan tahu bahwa politik adalah tempat yang paling berbahaya saat Anda berurusan dengan orang yang tidak butuh ua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN