“Sayang.. Benyamin itu rubah jantan. Dia..” sembari membuntuti Ariana, Arsa terus menjelaskan kepicikan Benyamin. Ia tak mau Ariana salah paham. “Stop Arsa.. Jangan berkilah! Mending kamu minta maaf dan janji nggak akan ngerokok lagi!” hardik Ariana. Kini Ariana sepenuhnya dibuat kesal. Ia tak membutuhkan klarifikasi apapun. Wanita itu seperti seorang ibu yang sedang memarahi anak laki-lakinya karena ketahuan merokok diam-diam. “Aku janji Ariana..” Mata Arsa membulat. Ia mendadak panik karena dibelakang tubuh Ariana kini Karina Kata melangkahkan kaki untuk menghampiri mereka. “Sayang.. Aku janji nggak akan ngerokok lagi. Serius. Mau Dokter Ben, Abang atau Michell yang kasih tetep aku tolak. Jangan marah lagi ya.. Aku takut..” racau Arsa. Ia harus meredakan amarah Ariana dulu sebelum pep

