Farhan Darmawan tidak pernah bermain dengan kata-katanya. Pria dengan usia enam puluh tahun tersebut meminta anak pertamanya datang membawa buldoser. Tepat empat jam setelah pembicaraan menguras tenaga yang dilakukan dengan besannya, alat berat tersebut tiba menggegerkan seluruh penghuni rumah. “Di mohon bagi yang bernama Geyol Darmawan untuk mengosongkan kandang ayamnya!” teriak Dipta dibantu alat pengeras suara agar Arsa dan seluruh pasukannya di dalam rumah mendengarkannya. “Geyoool! Keluar nggak lo! Gue bilangin Bapak lo ya Geyol!” teriak Dipta lagi lebih keras. Plak!! “Bukan begitu Abang caranya..” Dipta meringis setelah mendapat pukulan dari Anisa. Bundanya akhir-akhir ini suka sekali KDRT. Sepertinya ia harus melaporkan kelakuan jahat istri ayahnya ke Kak Seto. Anak tampan sep

