112

1074 Kata

Jackson terlihat sangat menawan di mata Arsa. Jika kemarin-kemarin Arsa membenci kehadiran anak itu, maka hari ini ia akan memberikan toleransi. Cukup satu kali kesempatan untuk Jackson, demi terwujudnya rencana dadakan yang baru saja terpikirkan di otak kecil Arsa. “Jacky..” panggil Arsa dengan tampang sumringah. “Hallo..” ia melambaikan tangan membuat Jackson justru heran dengan perubahan dadakan Papa Isyana itu. “Are you okay, Om Mertua?” tanya Jackson. Secara naluri anak itu telah membentuk pertahanan. Tingkah laku pria dewasa dihadapannya terlihat sangat janggal. Sungguh tak biasa dan jiwa Jackson terlalu peka untuk menyadari. “Kakak Chello halo.” Sapa Jackson sembari menundukan diri. Ia menghormati kakak sepupu Isyana. Bagi Jackson, Chello merupakan sosok panutan. Arsa tentu saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN